Baca Bismillah Dan Doa (Ketika Hendak Bersafar/Berkendaraan)
BACA BISMILLAH DAN DOA (KETIKA HENDAK BERSAFAR / BERKENDARAAN)

🟢 Dalil dari Al-Qur'an:
Allah Subhanahu Wata’ala berfirman:
وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرَاهَا وَمُرْسَاهَا إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَحِيمٌ
Artinya:
Dan Nuh berkata: “Naiklah kamu sekalian ke dalamnya dengan baca:
Bismillahi, Majreha Wa Mursaha, Inna Robbi Laghofurur Rohim
(Dengan menyebut nama Allah di waktu berlayar dan berlaburnya.” Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha PEngampun lagi Maha Penyayang). [QS. Hud (11): 41]
------
2️⃣. Dari As-Sunnah
Dari Ali bin Rob'iah Rahimahullah berkata:
شَهِدْتُ عَلِيًّا رضي الله عنه، وَأُتِيَ بِدَابَّةٍ لِيَرْكَبَهَا، فَلَمَّا وَضَعَ رِجْلَهُ فِي الرِّكَابِ قَالَ: بِسْمِ اللَّهِ، فَلَمَّا اسْتَوَى عَلَى ظَهْرِهَا قَالَ: الْحَمْدُ لِلَّهِ، ثُمَّ قَالَ: ﴿سُبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ * وَإِنَّا إِلَى رَبِّنَا لَمُنْقَلِبُونَ﴾ ، ثُمَّ قَالَ: الحمد لله ثلاث مرات. ثم قال: الله أكبر ثلاث مرات، ثم قال: سبحانك إني ظلمت نفسي فاغفر لي إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
Artinya:
"Aku menyaksikan Ali bin Abi Thalib radhiyallahu 'anhu ketika dibawakan seekor HEWAN TUNGGANGAN untuk ia kendarai.
Ketika ia meletakkan kakinya di sanggurdi (pijakan kaki), ia membaca: " BISMILLAH " (Dengan nama Allah). Ketika ia telah duduk tegak di atas punggungnya, ia membaca: 'Alhamdulillah' (Segala puji bagi Allah),
lalu membaca surat Az-Zukhruf, ayat 13-14: 'Subhanalladzi sakhara lana hadza wa ma kunna lahu muqrinin, wa inna ila rabbina lamun-qalibun'
(Maha suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini bagi kami, padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya, dan sesungguhnya kepada Tuhan kamilah kami akan kembali). Lalu mengucapkan:
Alhamdulillah (3 kali), Allahu Akbar (3 kali). Selanjutnya mengucapkan: "Subhanaka inni zalamtu nafsi faghfir li innahu la yaghfiru az-zunuba illa anta)".
"(Artinya: Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau)."
(shahih, HR. Abu Dawud (2602), Ahmad dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani dalam Shahih Abi Dawud (no. 2342))
-------
🟢 Keterangan Ulama':
Terkait doa dari hadits diatas; bisa dibaca saat berkendaraan. Baik ketika melakukan perjalanan safar ataupun perjalanan yang tidak sampai jarak safar. Sebagaimana keterangan dari Syeikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin berikut:
أما (سبحان الذي سخر لنا هذا)، فيقوله كلما ركب الدابة، سواءٌ في السفر أو في الحضر؛
Terjemahannya:
"Adapun ucapan Subhanalladzi Sakhkhara lana Hadza (dan seterusnya) bisa dibaca ketika mengendarai kendaraan / tunggangan (apa saja), baik saat bepergian Safar maupun tidak." (Liqo'ul Bab Al-Maftuh (2/ 298)).
-----
Referensi:
- Al-Qur'anul Karim, Surat Hud dan Az-Zukhruf
- Al-Musnad, Ahmad bin Muhammad bin Hambal Asy-Syaibani
- As-Sunan, Abu Dawud As-Sijistani, dan Abu Isa At-Tirmidzi
Ditulis oleh Pembimbing Ammar Tour:
Ustadz Dr. Lilik Ibadurrohman, S.Ud, M.Pd
-------
Silahkan bergabung untuk mendapatkan info/nasihat/poster/artikel/kajian/ilmu GRATIS melalui channel:
https://whatsapp.com/channel/0029Vakz7ycDp2Q0Z8kALN32
