Doa Ketika Safar Dan Berkendara
DOA KETIKA SAFAR DAN BERKENDARAAN
1⃣. Dari Al-Qur'an, yaitu mengucapkan:
بسم الله مجراها ومرساها إن ربي لغفور رحيم.
"Bismillaahi majreehaa wa mursaahaa, inna robbii laghofuurur rohiim..."
(Artinya: "Dengan nama Allah yang menjalankan kendaraan ini berlayar dan berlabuh. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang)." [QS. Hud: 41].
------
2️⃣. Dari hadits, yang bersumber dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhuma berkata:
أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان إذا استوى على بعيره خارجًا إلى سفر كبّر ثلاثًا ثم قال: "سبحان الذي سخر لنا هذا وما كنا له مقرنين وإنا إلى ربنا لمنقلبون. اللهم إنّا نسألك في سفرنا هذا البر والتقوى ومن العمل ما ترضى، اللهم هوِّن علينا سفرنا هذا واطوِ عنَّا بُعده، اللهم أنت الصاحب في السفر والخليفة في الأهل، اللهم إنا نعوذ بك من وعثاء السفر وكآبة المنظر وسوء المنقلب في المال والأهل
Artinya:
"bahwa Rasulullah apabila berada di atas untanya ketika hendak berangkat dalam suatu perjalanan, beliau bertakbir tiga kali (Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar), lalu membaca doa: "Maha suci Allah yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami, dan kami tidaklah turut campur dalam urusan Allah, serta kami sungguh akan kembali kepada Robb kami. Ya Allah', Sungguh kami mohon kepada-Mu kebaikan dan takwa di dalam perjalanan kami ini, serta amalan yang Engkau ridhai. Ya Allah! Berikan kepada kami kemudahan dalam perjalanan kami ini dan dekatkanlah jauhnya perjalanan ini, Ya Allah! Engkaulah yang menguasai perjalanan ini dan Engkau pula yang mengurus keluarga kami, Ya Allah! Sungguh aku berlindung kepada Engkau dari lelahnya perjalanan, dari kesedihan pemandangan, dan dari bencana dalam urusan harta dan keluarga, Apabila Rasulullah kembali, beliau juga membaca doa tersebut dengan ditambah, "Kami semua akan kembali kepada Robb kami. Kami semua bertaubat, mengabdi, dan memuji Robb kami". (shahih, HR. Muslim)
-----
3️⃣. Bisa juga di tambah dengan doa Nabi, dari riwayat Abdullah bin Sarjis Radhiyallahu anhu secara marfu':
اللَّهُمَّ اصْحَبْنَا فِي سَفَرِنَا وَاخْلُفْنَا فِي أَهْلِنَا اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرَ وَكَآبَةِ الْمُنْقَلَبِ وَمِنْ الْحَوْرِ بَعْدَ الْكَوْنِ وَمِنْ دَعْوَةِ الْمَظْلُومِ وَمِنْ سُوءِ الْمَنْظَرِ فِي الْأَهْلِ وَالْمَالِ
Artinya:
"...Ya Allah, temanilah kami dalam perjalanan kami, dan jadilah penggami kami dalam mengurus keluarga kami. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan dalam perjalanan, kesusahan saa: kembali, kekurangan setelah ada, do'a orang-orang yang leramaya. dan buruknya pandangan terhadap keluarga dan harta”. (shahih, HR. Muslim)
----
4️⃣. Bisa juga di tambah dari doa Nabi, yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah radhiyallahu anhu secara Marfu':
اللهم اصحبنَا بنُصحكَ واقلبْنا بذمّةٍ اللهم ازْوِ لنا الأرضَ وهوِّنْ علينا السفرَ اللهم إني أعوذُ بكَ من وَعْثاءِ السفرِ وَكآبةِ المُنقلبِ
Artinya:
"Ya Allah, sertailah kami dengan bimbingan-Mu dan kembalikanlah kami dengan membawa tanggungan (perlindungan)-Mu." "Ya Allah, dekatkanlah (lipatlah) bumi untuk kami dan ringankanlah perjalanan kami." "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesulitan (kelelahan) perjalanan dan kesedihan saat kembali (pulang)."
(HR. At-Tirmidzi dan An-Nasa'i, dll. At-Tirmidzi berkata: Hasan Gharib, Syeikh Al-Albani berkata: Shahih dengan penggabungan jalur (lihat: Shahih Abu Dawud (2598)).
-----
5️⃣. Bisa juga di tambah dari doa Nabi, yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas radhiyallahu anhuma secara Marfu':
اللهم إني أعوذ بك من الفتنة في السفر, والكآبة في المنقلب، اللهم اقبض لنا الأرض وهوِّن علينا السفر
Artinya:
"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari fitnah dalam perjalanan, dan dari kesedihan saat kembali. Ya Allah, dekatkanlah jarak bumi bagi kami dan ringankanlah perjalanan kami."
(HR. Ahmad dan Ibnu Hibban, dishahihkan oleh Al-Haitsami dalam Majma' Az-Zawa'id (10/ 132), dihasankan Ibnu Hajar dalam Takhrij Al-Adzkar (Futuhat Ar-Robbaniyyah (5/ 172)).
----
6️⃣. Dari hadits, yang bersumber dari Ali bin Abi Thalib Radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah shallallahu Alaihi Wasallam membaca doa (saat safar):
...الحمد لله ثلاث مرات. ثم قال: الله أكبر ثلاث مرات، ثم قال: سبحانك إني ظلمت نفسي فاغفر لي إنه لا يغفر الذنوب إلا أنت
Alhamdulillah (3 kali), Allahu Akbar (3 kali). Lalu mengucapkan: "Subhanaka inni zalamtu nafsi faghfir li innahu la yaghfiru az-zunuba illa anta)".
"(Artinya: Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku telah menzalimi diriku sendiri, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosa selain Engkau)."
(shahih, HR. Ahmad, Abu Dawud dan At-Tirmidzi, dishahihkan oleh Syeikh Al-Albani)
-------
Referensi:
- As-Shahih, Muslim bin Alhajjaj bin Muslim Al-Qusyairi An-Naishaburi
- As-Sunan, Abu Dawud, At-Tirmidzi dan lainnya
- Al-Musnad, Abu Abdillah Ahmad bin Muhammad bin Hambal
Ditulis oleh Pembimbing Ammar Tour:
Ustadz Dr. Lilik Ibadurrahman, S.Ud, M.Pd
------
Kami mengundang Bapak/Ibu untuk bergabung di Channel:
https://whatsapp.com/channel/0029Vakz7ycDp2Q0Z8kALN32
